^Kembali Ke Atas

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

KEPALA DESA

            SAMBUTAN

     I GEDE PARTADANA, SH

GALERI FOTO

KALENDER

March 2020
MonTueWedThuFriSatSun
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031

POTENSI

  • Perdagangan
  • Industri
  • Pertanian
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Seni & Budaya
  • Olahraga

PENGUMUMAN

STATISTIK PENGUNJUNG

167875
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Semua
57
1417
5488
167875

Your IP: 3.235.66.217
  • 1.jpg
  • 2.jpg
  • 3.jpg
  • 4.jpg
  • 5.jpg
  • 6.jpg
  • 7.jpg
  • 8.jpg
  • 9.jpg
  • 10.jpg
  • 11.jpg
  • 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 18.jpg
  • 19.jpg
  • 20.jpg

                 Tanggal 19 April 2017, Dinas Kehutanan Kabupaten Karangasem mengadakan sosialisasi

tentang kegiatan Program Kampung Iklim (Proklim) di desa Bebandem. Menindak lanjuti kegiatan tersebut, kemarin (26/5) Dinas Kehutanan mengadakan kegiatan penanaman pohon di lahan milik Desa Adat Bebandem. Kegiatan ini mengambil tema “Melalui Kegiatan Kampung Iklim (Proklim) Kabupaten Karangasem Tahun 2017, Kita Tingkatkan Penanaman Tanaman Upakara Di Lahan Desa Adat Perbekan Bebandem”.

            Kegiatan ini dilakukan di tanah milik Desa Adat Bebandem, tepatnya di banjar dinas Tihingan kauh. Adapun tanaman yang ditanam adalah beberapa jenis kelapa seperti kelapa julit, kelapa bojog, kelapa sudamala, kelapa salak, serta tanaman lainya pohon rijasa. Hal ini sangat disambut positif oleh Bendesa Desa Adat Bebandem, karena dengan adanya penanaman jenis kelapa ini nantinya bisa mempermudah masyarakat sekitar dalam melengkapi sarana upacara keagamaan. Selain penanaman tanaman upakara, dalam acara tersebut juga diserahkan secara simbolis pipa dan loster untuk pemasangan 1.000 buah biopori yang nantinya akan disebar di dua belas banjar dinas di Desa Bebandem. Kegiatan tersebut berlangsung dari jam 06.00 wita sampai dengan 10.00 wita yang diikuti oleh tim dari Dinas Kehutanan, Perbekel bebandem beserta perangkat desa, Keliang Banjar Adat di lingkungan sekitar serta masyarat Desa Adat Bebandem.

SOSIALISASI PROKLIM DI DESA BEBANDEM

 

           Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keindahan alam yang dikagumi dunia. Hampir setiap tahunnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia jumlahnya bertambah. Tidak hanya itu, pemimpin negara juga menyempatkan menikmati keindahan alam Indonesia jika mengadakan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Keindahan alam ini tidak terlepas dari letak Indonesia yang strategis yakni di garis khatulistiwa, sehingga iklim Indonesia termasuk iklim tropis. Di zaman yang serba modern saat ini, banyak fungsi lahan /alam yang mengalami perubahan, misalnya hutan yang dulunya asri sekarang sudah banyak adanya penebangan hutan secara liar, lahan pertanian juga mengalami perubahan dijadikan tempat berdirinya bangunan /gedung-gedung tinggi, industri, tempat tinggal dan lainnya. Dengan demikian polusi akan bertambah tetapi tumbuh-tumbuhan yang fungsinya sebagai penyeimbang iklim semakin sedikit. Hal ini akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup, iklim sera dapat menyebabkan terjadinya bencana alam yang akan menimpa kita sendiri, sehinigga ini menjadi perhatian bagi pemerintah serta masyarakat.

            Pemerintah melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia membuat kegiatan untuk mendorong partisipasi aktif masyarkat dan seluruh pihak untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca melalui kegiatan yang disebut PROKLIM (Program Kampung Iklim). Secara umum, Proklim ini mencakup tiga kriteria umum yakni, adaptasi, mitigasi serta kelembagaan dan dukungan berkelanjutan. Kegiatan ini akan ditindak lanjuti oleh kabuapten, salah satunya sudah dilakukan di kabupaten Karangsem. Rabu (19/4), Kabid Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, serta Tim Teknis mengadakan sosialisasi PROKLIM di desa Bebandem. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta, yang tujuanya adalah mendorong pasrtisipasi masyarakat untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Kegiatan ini semoga bisa memberikan manfaat positif terhadap partisipasi dan perhatian masyarakat terhadap lingkungan, sehingga bisa mewujudkan desa Bebandem menjadi desa Proklim.

DESA BEBANDEM LAKUKAN PENJARINGAN DAN PENYARINGAN  SERTA KUKUHKAN PERANGKAT DESA BARU

 

 

Berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Daerah Kabupaten Karangsem Nomor 8 Tahun 2016 tentang Ketentuan Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Perbekel Bebandem mengeluarkan Peraturan Perbekel Nomor 1 Tahun 2017 tentang Proses Penjaringan Dan Penyaringan Perangkat Desa. Sesuai dengan hal tersebut, pemerintah desa Bebandem membuka peluang bagi seluruh warga desa Bebandem yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi yang dimaksud. Adapun lowongan perangkat desa yang akan diisi adalah Perangkat Unsur Sekretariat Desa sebanyak 2 orang dan Perangkat Unsur Kewilayahan sebanyak 12 orang. Dari 67 orang pelamar, ditetapkan sebanyak 57 orang yang lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tertulis dan tes wawancara.

Sesuai degan hasil seleksi yang dilaksanakan, akhirnya ditetapkan sebanyak 14 Perangkat Desa yang baru dan dikukuhkan pada tanggal 28 April 2017 Oleh Perbekel Bebandem, I Gede Partadana, SH. Perangkat Desa tersebut adalah I Ketut Gali Wahyu Suparta, S.Pd dan Ni Wayan Putu Lestari, SE pada posisi Unsur Sekretariat Desa, I Nyoman Sutama mengganti I Ketut Reta sebagai Kepala Wilayah Tihingan Tengah, I Wayan Puria, SE mengganti I Wayan Rudanta sebagai Kepala Wilayah Tihingan Kauh, I Wayan Putu Sariada mengganti I Wayan Mangku, SH sebagai Kepala Wilayah Tihingan Kangin, I Gede Hendrawan mengganti I Nyoman Sadra sebagai Kepala Wilayah Kastala, I Wayan Ari Artana mengganti I Wayan Sudiarta sebagai Kepala Wilayah Jungsri, I Kadek Putra Widarta mengganti Ida Ketut Santosa sebagai Kepala Wilayah Desa Tengah, I Komang Swastika mengganti I Wayan Pasek sebagai Kepala Wilayah Pandesari, I Made Sudarsana mengganti I Wayan Tri Adnyana Sebagai Kepala Wilayah Tohpati, I Ketut Wartika Adi Putra mengganti I Nengah Cadra sebagai Kepala Wilayah Kayuputih, I Made Suardita mengganti I Komang Bandem Sudayatana sebagai Kepala Wilayah Tihingseka, I Wayan Putu Suardika mengganti I Komang Subrata, SH sebagai Kepala Wilayah Liligundi dan I Komang Ardana mengganti I Ketut Sujana sebagai Kepala Wilayah Dukuh. Kegiatan pengukuhan tersebut dilakukan di Aula Kantor Desa Bebandem dan diikiuti oleh 80 orang yang terdiri dari Dinas PMD, Kecamatan, Perbekel se-Kecamatan Bebandem, Puskesman, Polsek Bebandem, Danramil Bebandem, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, serta seluruh Unsur Kelembagaan dan Kader yang ada di Desa Bebandem.

ALAMAT

Kantor Desa Bebandem

Jalan Pandesari Bebandem

Karangasem - Bali

Telp. 0363-22050

Kode Pos : 80861

E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Fb : DesaBebandem_id

INFO LAYANAN

---info layanan----

 

 

 

SITUS TERKAIT